Kegiatan KPM Prodi S1 di Subang Ciater, Jawa Barat Bulan April 2024

Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) adalah bagian integral dari proses
pendidikan yangmempunyai ciri-ciri khusus sebagai wujud dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Karenanya sistem penyelenggaran serta pengertian landasan ideal yang secara fisolofis akan memberikan gambaran serta pengertian yang utuh tentang apa, bagaimana, serta untuk apa diselenggarakan. Landasan secara ideal filosofis akan memberikan petunjuk serta mengendalikan pola pikir, pola sikap dan pola tindak dalam setiap proses penyelenggaraan yang ada pada gilirannya akan membedakan kegiatan KPM dengan kegiatan lainnya.
KPM sekurang-kurangnya mengandung 5 (lima) aspek yang bernilai fundamental dan berwawasan filosofis, yang tidak dapat dipisahkan antara
satu dengan yang lainnya yaitu:

  1. Keterangan pelaksanaan tri darma perguruan tinggi
    KPM merupakan suatu bentuk kegiatan yang memadukan darma
    pendidikan dan penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat dalam satu
    kegiatan.
    Sebagai kegiatan pendidikan dan pengajaran, KPM merupakan kegiatan
    integral dari kurikulum pendidikan tinggi strata satu (SI). Hal ini berarti
    bahwa:
    a. KPM sebagai program tidak berdiri sendiri dan tidak terpisahkan dari
    tujuan dan isi pendidikan tinggi lainnya;
    b. Berfungsi sebagai pengikat dan perangkum semua isi kurikulum, dan
    bahkan penambah ataupun pelengkap isi kurikulum yang telah ada;
    c. Merupakan pengalaman belajar yang menghubungkan konsep-konsep
    akademis dengan realitas kehidupan dalam masyarakat;
    d. Pengetahuan teori mahasiswa dapat diperkaya melalui pengalaman
    praktis di lapangan;
    e. Akhirnya akan mematangkan kepribadian mahasiswa, menumbuhkan
    rasa percaya diri sebagai calon pemimpin yang handal bagi
    pembangunan bangsa.
    Sebagai kegiatan penelitian KPM mengajak mahasiswa untuk ikut
    mengamati, menelaah/menganalisis, menarik kesimpulan dari data kondisi
    dan situasi wilayah kerja yang dikumpulkannya, kemudian merumuskan
    permasalahan yang dihadapi, lalu mengambil keputusan untuk
    pemecahan/penanggulangannya dari berbagai alternatif yang ada sesuai
    kondisi wilayah kerja dan kemampuannya.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *